Tips memilih VGA.
Setelah lama di buat akhirnya muncul juga pembahasan ini,yap kita membahas tentang pemilihan VGA,t' asing lagi di telinga kita,semua laptop pasti mempunyai VGA :D
VGA (Video Graphics
Accelerator) card adalah komponen komputer yang harus ada. Fungsinya
mengolah data grafis untuk ditampilkan pada monitor. Karena fungsinya
yang mengolah data tadi, oleh sebab itulah VGA mempunyai prosesor dan
memori.
Kenapa disebut VGA Card?karena benda ini ditancapkan seperti kartu di Motherboard(MoBO)
Benda ini juga harus dilengkapi dengan pendingin untuk mendinginkan prosesornya agar tidak tewas meleleh
biasanya berupa logam dgn pipa penghantar panas (heatpipe) atau kipas pendingin (Heat Sink Fan/HSF).
Untuk
beberapa motherboard biasanya sudah dilengkapi dengan VGA OnBoard
(OB). Mobo dengan VGA OB sudah bisa digunakan untuk berkerja kecuali
bila VGA OB nya dirasa kurang bertenaga, anda bisa menambahkan dengan
VGA card add-on.
its ur choice : VGA OnBoard or VGA Add On
inilah 2 pilihan utama kita, dan memilihnya cukup dengan mempertimbangkan kebutuhan anda.
Keunggulan VGA OnBoard :
* Sudah terintegrasi dengan Motherboard sehingga bisa dipastikan tidak ada masalah ketidakcocokan motherboard dan VGA nya.
* Lebih ekonomis, cukup membeli motherboard saja tanpa perlu membeli VGA Add On lagi 
Kekurangan VGA OnBoard
* Banyak VGA OnBoard yang tidak punya memori sendiri, sehingga alat
ini Share/berbagi memory(RAM) dari motherboard, inilah yang disebut
dengan Shared Memory, anda akan sering menemukannya untuk spesifikasi
laptop
tentu saja karena memori yang telah di share otomatis kinerja komputer akan berkurang.
* Biasanya Motherboard dengan VGA OnBoard berukuran microATX, karena
tujuannya untuk konsumen yang mengincar barang ekonomis, sehingga
expansion slot seperti PCI menjadi lebih sedikit.
* VGA OnBoard
berkinerja lebih rendah dari VGA add-on, tapi bukan berarti buruk!
memang jika untuk digunakan dalam proses komputasi 3D akan mengalami
kendala berhubung fitur dan kinerja yang terbatas, tapi VGA OnBoard
akhir-akhir ini (topik ini dibuat pada Oktober 2008) sudah memiliki
fitur dan performa yang bisa dibilang bagus.
ATI vs NVidia
Inilah 2 pabrikan VGA yang telah berperang sejak lama
sampai saat ini bisa dibilang merekalah pioneer dalam pertarungan VGA.
Sampai
saat tulisan ini dibuat, ATI masih lbh unggul di aspek Image Quality
(IQ atau kualitas gambar) sedang NVidia lbh unggul di kinerja 3D frame
rates (kecepatan penampilan frame per detik). Hal ini sudah dibuktikan
oleh beberapa E-Magazine seperi MaximumPC, ini adalah salah satu situs
favorit saya (^_^)v. Namun bukan berarti ATI kinerja 3D nya jelek atau
sebaliknya NVidia IQnya buruk !! Dari hasil test dan survei yang
dilakukan, perbedaan yang ada tidak signifikan.
Namun saran saya,
dengan mempertimbangkan kelebihan masing-masing pabrikan saat ini jika
anda adalah penggemar film HD dan berkecimpung dalam dunia desain
grafis maka VGA card dari ATI akan menjadi pilihan yang baik (sekali
lagi bukan berari NVidia buruk!).
Enough for the brand, sekarang bagaimana memilih spesifikasinya?lets see!
Bagaimana memilih VGA add-on yang sesuai?sesuaikan dengan kebutuhan!(sudah pasti)
Hal
pertama yang harus diperhatikan adlah, apa slot VGA pada motherboard
anda?AGP atau PCI-Express?jika anda tidak tahu dan malas membuka casing
komputer untuk melihat isinya, cukup liat saja buku manual
motherboardnya
saat ini slot VGA yang sering digunakan adalah PCI-Express(PCI-E).
Berikutnya
adalah prosesor (GPU, Graphic Processing Unit), bisa dibilang faktor
yang ini tidak usah dibahas secara teknis, karena pada intinya seperti
memilih processor, semakin baru generasi GPU nya maka (seharusnya)
semakin bagus.Kalaupun anda menginginkan dibahas secara teknis dan
mendalam, tunggu tulisan saya berikutnya! (^o^)v
Faktor lain yang
penting adalah, kapasitas, tipe memory, dan buswidth!inilah yang
sering menjadi pertanyaan konsumen yang ingin membeli VGA card. Untuk
pembahasannya, kita andaikan ada kasus :
VGA 512 MB GDDR3 128 bit
artinya
VGA ini mempunyai kapasitas memori 256 MB, memori ini akan berpengaruh
pada resolusi monitor yang mampu ditanggung oleh VGA ini, jika anda
menggunakan layar/monitor yang besar maka pilihlah memori yang besar
pula.
Catatan : untuk anda yang mempunyai monitor 22 dan seorang
gamer maka saya sarankan menggunakan memori lebih dari 512 MB (^-^) .
DDR3
adalah tipe memori yang digunakan, tipe ini akan berpengaruh pada
kecepatan akses, ada perbedaan dalam latency dan bandwidth serta
tegangan yang dipakai, kalau mau dibahas bisa jadi topik sendiri nih
untuk mudahnya semakin tinggi generasinya maka power consumption dan
panas nya akan semakin berkurang. lantas apa maksud dari 256 bit?256
bit adalah buswidth atau lebar jalur datanya, semakin lebar maka
semakin besar data yang bisa dilewati dalam satu satuan waktu.
Oh
ya, jika anda bertanya apa bedanya DDR dengan GDDR?memori DDR2 dan
DDR3 yang digunakan pada graphic card mempunyai perbedaan karakteristik
dengan DDR2 dan DDR3 yang digunakan pad komputer, terutama pada
voltasenya. makanya memori pada VGA disebut GDDR(G dari kata Graphic).
Kalau anda sering melihat tulisan DDR itusih cuma salah pelabelan saja,
alias penulisan yang tidak lengkap, seharusnya memori untuk VGA add-on
ditulis GDDR. Satu lagi, teknologi ini ada juga yg campuran, VGA nya
punya memory sendiri(biasanya kecil) namun juga bisa mengambil dari RAM
kalau dirasa memory kurang. Di NVidia disebut TurboCache, kalau di ATI
disebut HyperMemory.
Faktor berikutnya yang tidak kalah penting
adalah port keluarannya. Ada yang berupa D-sub (port yang biasa untuk
monitor CRT), DVI (biasanya untuk LCD), dan HDMI! (untuk monitor HD
LCD). Bisa pula dengan port S-Video sehingga anda bisa menggunakan TV
anda sebagai monitor, dengan banyak keterbatasan tentunya. Pertanyaan
yang sering diajukan adalah, apa bedanya D-Sub dengan DVI, manakah yang
lebih bagus?D-Sub masih berupa analog, informasi grafis yang dikirim
dari VGA berupa digital akan di convert menjadi analog kemudian pada
layar monitor akan di convert menjadi digital lagi, hal ini
akanmenyebabkan data mengalami penurunan kualitas, hal ini akn terasa
pada processing image yang besar atau proses 3D. DVI menggunakan
digital sehingga tidak ada proses convert dalam transfe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar